Jumat, 22 Februari 2008

The Tiger and The Snow (2005)

Setiap malam Attilio selalu bermimpi hal yang sama, menikah dengan seorang wanita cantik di depan kerumunan yang menertawakannya, gara-gara dia hanya mengenakan pakaian dalam, sementara polantas terlihat sibuk meminta Attilio segera memindahkan mobilnya. Attilio, yang juga duda dua anak, meyakini bahwa wanita dalam mimpinya adalah jodoh yang tepat untuknya.

Sampai suatu hari tepat di bulan Maret 2003, Attilio mendapat undangan menghadiri konferensi pers Fuad (Jean Reno), penyair Arab yang juga sahabat Attilio, yang baru datang dari kampung halamannya di Baghdad. Tanpa disangka wanita cantik dalam mimpi Attilio juga hadir dalam acara tersebut, dia adalah Vittoria (Nicoletta Braschi), seorang penulis wanita yang tengah menulis biografi Fuad. Attilio yang tengah di mabuk cinta, melakukan segala cara untuk mendekati Vittoria.

Sayang tak sedikit pun ajakan dan niat baik Attilio ditanggapi Vittoria. Bahkan Vittoria tak segan mempermainkan ketulusan Attilio. Sampai suatu malam, Attilio mendapatkan kabar buruk dari Fuad, bahwa Vitorria yang tengah menulis biografi Fuad cedera terkena serpihan ledakan bom, saat dia mengikuti Fuad pulang ke Baghdad. Tanpa berpikir panjang, Attilio memutuskan pergi ke Irak, meninggalkan dua anaknya, dan menyelamatkan Vittoria, meski harus terjun ke negara yang tengah memanas.

Cinta memang tak harus memiliki, tapi berjuang untuk meraih cinta memang butuh pengorbanan, dan seberapa besar kita rela berkorban untuk seseorang yang kita cintai? Roberto Benigni-lah yang bisa menjawabnya dalam TIGER AND THE SNOW (TIGRE E LA NEVE, LA). So, just eat your popcorn, sip your soda, and enjoy the movie.


Tidak ada komentar: